1. Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Jika kita memulai udaha baru banyak
sekali dana yang harus dikeluarkan. Banyak pula yang mengalami kebangkrutan dan
hanya sedikit yang berhasil. Berikut adalah alasan kagagalan dalam usaha baru:
- Pengetahuan pasar yang tidak memadai
Kelemahan
ini juga termasuk kurangnya informasi mengenai potensi permintaan produk,
ukuran pasar sekarang dan yang akan datang.
-
Kinerja produk yang salah
Seringnya
produk baru todak berfungsi yang disebabkan terlalu cepatnya pengembangan
produksi dan uji cpba produk.
-
Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak
efektif
Hasil
buruk sering menunjukan usaaha promosi yang salah arah dan tidak memadai dan
kurangnya memecahkan masalah yang ada dalam penjualan.
-
Tidak disadarinya persaingan
Usaha
baru sering gagal karena tidak memprhitungkan reaksi yang dilakukan pesaing.
-
Keusangan produk yang terlalu cepat
Pada
banyak industri kemajuan teknologi begitu cepat sehingga produk baru cepat
menjadi usang stelah diluncurkan.
-
Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
Pemilihan
waktu yang salah untuk meluncurkan usaha baru sering menyebabkan kegagalan
komersial.
-
Kapitalisasi yang tidak memadai,
pengeluaran operasi yang tidak di prediksi, invetasi yang berlebih-lebihan pada
asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan
2 2. Analisa
Kelayalan Teknis
Dalam gagasan kewirausahaan ada aspek
teknis yang harus dianalisa sebelum usaha implementasi gagasan dilaksanakan. Ada
2 langkah dalam proses ini yaitu;
Identifikasi
spesifikasi teknis penting.
Persyaratan
teknis yang paling penting adalah:
-
Desain fungsional dan daya tarik
penampilannya
-
Fleksibilitas, memungkinkan adanya
modifikasi ciri luar dari produk
-
Daya tahan baku produk
-
Bisa diandalkan
-
Ka=eamanan produk
-
Daya guna yang bisa diterima
-
Kemudahan dan biaya pemeliharaan yang
rendah
-
Kemudahan untuk ditangani
-
Kemudahan untuk di produksi
-
Standardisasi untuk dihilangkannya suku
cadang yang tidak perlu
Uji
coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja.
Pengembangan dalam uji coba produk termasuk
juga studi rekayasa, uji laboratiorium, evaluasi bahan baku alternatif, dan
fabrikasi model dan prototip untuk uji lapangan. Untuk setiap tahap pengujian
hasil negatif dan positif harus ditimbang dan dilakukan penyesuaian yang perlu.
3 3. Penilaian
Peluang Pasar
Para wiraswastawan selalu membutuhkan informasi dan
pengetahuan tentang pasar mereka. Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi
permintaan pelanggan. Riset pasar adalah pengumpulan pencatatan dan analisa
secara sistematis atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa. Riset
pasar dapat membantu;
Menemukan pasar yang menguntungkan.
Memilih produk yang dapat dijual.
Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen.
Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik.
Merencanakan sasaran yang realistis
4. Analisa Kelayakan
Finansial
c dana laba ysng bisa diharapkan.
-
Kebutuhan finansial
total
-
Sumber daya
finansial yang tersedia dan biaya-biayanya
-
Aliran kas
yang diantisipasi
-
Pengembalian
invetsasi yang diantisipasi
5 5. Penilaian Kemampuan
Organisaional
Setiap bisnis udaha memerlukan orang-orang berbagai
jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan
organisasional. Evaluasi kebutuhan personalia total dan keterampial manajerial
yang dibututhkan adalah syarat analisa usaha baru
-
Penentuan kebutuhan
personalia dan perancangan struktur organisasi awal
-
Perbandingan
kebutuhan dan ketersediaan personalia
6. Analisa Persaingan
Analisa persaingan adalah usaha mengidentifikasi
ancaman,kesempatan atau permasalahan strategis yang terjadi akibat perubahan
persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing.
Kesimpulan
1. Ada 7 alasan kegagalan dalam usaha baru
2. Ada 2 langkah salam gagasan kewirausahaan ada aspek
teknis yang harus dianalisa sebelum usaha implementasikan yaitu; identifikasi teknis penting, uji coba produk atau jasa apakah memenuhi spesifikasi kerja atau tidak
3. Ada 5 riset yang dspat membantu penilaian peluang pasar
4. Analisa kelayakan finansial adalah landasan untuk
menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan
tertentu
5. Evaluasi kebutuhan personalia total dan keterampial manajerial
yang dibututhkan adalah syarat analisa usaha baru
6. Usaha mengidentifikasi
ancaman,kesempatan atau permasalahan strategis yang terjadi akibat perubahan
persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing.
Sumber